Pengertian Pidato



Pengertian Pidato


Pidato merupakan penyampaian dan penanaman pikiran, informasi, atau gagasan dari pembicara kepada khalayak ramai.Pidato biasanya di sampaiakan dalam acara-acara resmi , seperti peringatan hari bersejarah, perayaan hari besar, atau kegiatan-kegiatan di masyarakat.


Sistematika Berpidato

1. Bagian pendahuluan memuat salam pembuka dan ucapan terima kasih kepada
    hadirin.
2. Bagian isi memuat uraian tentang topik dan tema pidato. selain itu dapat juga
    memuat ajakan kepada hadirin.
3. Bagian penutup memuat simpulan pidato, harapan ,ucapan terima kasih, dan
    salam penutup.


Menulis Naskah Pidato


Langkah-langkah menyusun Pidato :


1. Menetukan topik
    Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika hendak menentukan topik pidato :


a. Kesesuaian topik dengan latar belakang pengetahuan, wawasan, dan minat
b. Kesesuaian topik dengan pengetahuan dan minat
c. Memiliki ruang lingkup dan pembatasan
d. Kesesuaian topik dengan waktu dan situasi
e. Di tunjang dengan bahan lainnya


2. Mengembang topik menjadi kerangka pidato
Kerangka pidato ini akan membantu memudahkan mengembangkan gagasan secara runtut dan sistematis .



Contoh kerangka pidato :


Kerangka Pidato
Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI


A. Pendahuluan


1. Ucapan terima kasih kepada hadirin
2. Salam pembuka


B. Isi


1. Mengheningkan cipta untuk pahlawan
2. Pujia-pujian kepada pahlawan
3. Syukuran kepada Tuhan atas kemerdekaan
4. Ajakan untuk membina persatuan dan kesatuan bangsa
5. Ajakan untuk menciptakan iklim yang kondisif, sejuk, aman, dan damai


C. Penutup


1. Doa kepada Tuhan
2. Ucapan terima kasih
3. Salam penutup


Mengembangkan kerangka pidato menjadi teks pidato .


Kriteria Berpidato yang Baik :


1. Bertekad dan berkeyakinan mampu meyakinkan orang lain rasa percaya diri akan muncul.
2. Berpengetahuan yang luas dan menguasai materi.
3. Pembendaharaan kata yang cukup.
4. berlatih dengan intensif(persiapan dan latihan)


Tata Cara Berpidato


1. Menentukan topik dan tujuan pidato Topik pembicaraan merupakan persoalan yang dikemukakan. Topik yang akan disampaikan hendaknya. menarik perhatian pembicaraan dan pendengar. Adapun tujuan pembicaraan berhubungan dengan tanggapan yang diharapkan dari para pendengar.
2. Menganalisis pendengar dan situasi
Menganalisis pendengar dan situasi sangatlah penting dilakukan. Kepada siapa dan dalam situasi apa pidato itu akan disampaikan, perlu anda ketahui agar tujuan pidato tercapai. Hal-hal yang perlu diperhatiakn dalam menganalisiss pendengar adalah sebagai berikut.


a. Maksud pengunjung mendengarkan uraian pidato
b. Adat kebiasaan atau tata cara kehidupan pendengar
c. Tempat cara berlangsung.


3. Memilih dan penyempitkan topik.Topik yang telah ditentukan hendaknya dikaji lagi. Jika topik itu terlalu luas, anda dapat menyempitkannya kembali sehingga pembahasan lebih terfokus.
4. Mengumpulkan bahan
Sebelum menyusun naskah pidato sebaiknya anda mengumpulkan bahan yang diperlukan sesuai dengan topik pembicaran. Bahan-bahan itu dapat diperoleh dari buku, majalah, surat kabar, internet, dan hasil wawancara.
5 .Membuat kerangka uraian
Untuk memudahkan menyusun naskah pidato, anda harus menyusun kerangkanya terlebih dahulu. Kerangka uraian tersebut sebaiknya terperinci dan tersusun bail mulai dari pembuka, isi, sampai tertutup.
6. Menguraikan secara mendetail.
Anda dapat menguraikan naskah pidato sesuai dengan merujuk pada kerangka karangan karangan yang telah disusun, terdiri atas pembuka, isi dan penutup pidato. Dalam penyusunan naskah hendaknya anda menggunakan kata-kata yang tepat dan efektif sehingga memperjelas uraian.
7. Melatih dengan suara nyaring
Sebelum membacakan teks pidato , hendaknya kita melakukan latihan terlebih dahulu. Misalnya , latihan suara dan gerak-gerik yang sesuai. Dengan demikian , kita akan merasa percaya diri pada saat menyampaikan pidato.
Previous
Next Post »